|
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono
Jakarta, 24 Juni 2008: Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pidato
pembukaan 2nd World Peace Forum, di Hotel Sultan Jakarta, Selasa (24/6)
malam menegaskan, tidak ada agama yang mengajarkan kekerasan.
Prof Ris Syamsuddin Haris
Surat Keputusan Bersama Menteri Agama, Menteri Dalam Negeri, dan Jaksa
Agung tentang nasib Jemaat Ahmadiyah Indonesia adalah contoh mutakhir
bahwa pemerintah cenderung bekerja berdasar tekanan publik. Pemerintah
tidak memiliki orientasi dan visi yang jelas, ke mana bangsa ini hendak
dibawa.
Menag Maftuh Basyuni
Jakarta 9 Juni 2008: Menag, Jaksa Agung dan Mendagri menandatangani SKB tentang peringatan dan perintah kepada
penganut, anggota, dan/atau anggota pengurus Ahmadiyah dan warga masyarakat.
SKB itu bernomor
3 tahun 2008, nomor Kep-033/A/JA/6/2008 dan nomor 199 tahun 2008 tanggal
9 Juni 2008.
Pdt Langsung Maruli Sitorus:
Pendeta Mangaradja Hezekiel Manullang telah membantu melayarkan suatu
perahu, yang didalamnya Batak dan Indonesia menyatu. Dari dia orang dapat tahu, berpolitik dan berpartai bukan suatu
hal yang tabu, pendeta pun bisa menjadi pelaku, asal demi bangsa,
kerukunan dan kemajemukan yang menyatu.
Ch Robin Simanullang
Bagian Satu: Setiap kali mengunjungi Al-Zaytun, kami selalu menemukan
inspirasi yang menjadi pencerahan dan guide to action untuk
berbudaya toleransi dan perda-maian. Inspirasi yang memberi
jawaban, bagaimana agar setiap orang (penulis) melalui karyanya menjadi
berguna bagi sesama dan rahmat bagi semesta alam. Penghargaan LH
Jakarta Kamis, 5 Juni 2008: Sebagai bentuk apresiasi pemerintah atas
peran warga atau kelompok masyarakat dalam pengelolaan lingkungan hidup,
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerahkan penghargaan Kalpataru dan
Adipura di Istana Negara. Kamis (5/6) pagi di Istana Negara.
Muhadjir Darwin
Ibu Pertiwi menangis karena kebhinnekaan dicederai di negeri yang
sebelumnya dikenal dunia sebagai model kerukunan hidup beragama, di
negara yang para ulamanya sering berteriak keras, meyakinkan kepada
dunia bahwa Islam adalah agama perdamaian.
Pidato Presiden RI
Presiden SBY dalam
pidato Peringatan 100 Tahun Harkitnas, me-ngatakan
untuk menjadi bangsa yang berhasil, ada tiga syarat fundamental yang
harus kita bangun dan miliki, yaitu: Pertama,
memperkuat kemandirian; Kedua, memiliki daya saing yang
makin tinggi; Ketiga, memiliki peradaban
bangsa yang mulia.
Djoko Santoso
(Refleksi Satu Abad Kebangkitan Nasional, oleh Jenderal Djoko Santoso
Panglima TNI). Di tengah-tengah se-mangat kita mengusung reformasi
nasional menuju masa depan bangsa yang lebih baik, kita pun dirisaukan
dengan berbagai fenomena yang mengindikasikan menurun-nya semangat
nasionalisme bangsa kita.
H Probosutedjo
Jakarta 12/3/2008: Setelah menjalani 2/3 masa hukuman, Probosutedjo
mendapat pembebasan bersyarat dari tahanan di Lapas Sukamiskin, Bandung.
Probo yang divonis empat tahun penjara atas kasus penyimpangan dana
reboisasi itu
berkeinginan melanjutkan berkarya dalam bidang pertanian.
Maarif Award 2008:
Rilis Pers 12 Februari 2008: Maarif Institute for Culture
Humanity, lembaga sosial yang didirikan oleh Prof. Dr. Ahmad Syafii
Maarif, kembali mengundang partisipasi dari berbagai kalangan untuk
menominasikan calon penerima Maarif
Award 2008. Demikian Raja Juli Antoni, Dir Eksekutif MAARIF Institute,
Pertama Kali
Jakarta 13/3/2008: Suatu kejutan dalam sejarah kenegaraan RI, untuk
pertama kali DPR-RI (Komisi XI) menolak Calon Gubernur BI yang diajukan
Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono. Penolakan dua Cagub BI Agus
Martowardojo dan Raden Pardede itu didasari pertimbangan kompetensi dan
politik (independensi BI).
Wisata Ziarah
Indopos, Kamis, 14 Feb 2008: Sampai lebih dua pekan setelah Pak Harto
meninggal, Astana Giribangun, makam keluarga Cendana di Matesih,
Karanganyar, Jawa Tengah, rata-rata dikunjungi 3.000 orang setiap hari.
Kedatangan para peziarah itu memberi kontribusi tersendiri bagi ekonomi
warga setempat.
|