| MTI KHUSUS 02 |
|
|
 |
MTI-K-02 (INDEX)►
UTAMA:
01
02
03
04
05 BUPATI:
06 07
08
09
10
11
12
13 WABUP:
14 SEKKAB:
15 GERBANG DAYAKU:
16
17
18
19 KAPUR
SIRIH: 20 ==
Kutai Kartanegara (13)
Anugerah Aksara
MTIK 02: Pemerintah RI melalui
Mendiknas RI Prof Dr
Bambang Sudibyo MBA (kiri) memberikan penghargaan Anugerah Aksara 2006
tingkat nasional kepada Bupati H Syaukani HR. Penghargaan Anugerah
Aksara itu diserahkan langsung oleh Menteri Pendidikan Nasional RI Prof
Dr Bambang Sudibyo MBA pada Sabtu (09/09/2006) bertepatan dengan
peringatan Hari Aksara Internasional ke-41 tahun 2006 Tingkat Nasional
yang dipusatkan di Alun-Alun Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo,
Provinsi Jawa Timur.
Dalam pemberitahuan Ditjen Pendidikan Luar Sekolah disebutkan bahwa
pemberian penghargaan Anugerah Aksara bagi Bupati Kukar H Syaukani HR
tersebut karena dinilai memiliki kepedulian terhadap program Pendidikan
Luar Sekolah khususnya dalam Pemberantasan Buta Aksara di wilayahnya.
Bupati Kukar H Syaukani HR menerima penghargaan Anugerah Aksara itu
setelah dinominasikan oleh Depdiknas beberapa waktu sebelumnya.
Penghargaan itu kembali membuktikan kualitas kepemimpinan Bupati H
Syaukani HR, terutama kepedulian mantan guru itu terhadap pemberantasan
buta aksara di Kukar yang sangat tinggi.
Pak Kaning memang dikenal memberikan perhatian yang sangat besar
terhadap pemberantasan buta huruf di daerahnya. Program tersebut
dilakukan melalui Dinas Pendidikan Luar Sekolah, Pemuda dan Olahraga (Dikluspora)
Kukar.
Melalui Dikluspora, Pemkab Kukar terus melakukan pendataan warga yang
dikatagorikan buta huruf serta melakukan pembinaan secara intensif bagi
warga miskin dan penduduk di wilayah terpencil.
Pemkab Kukar juga berupaya memasyarakatkan gemar membaca di daerah ini.
Antara lain dengan mengaktifkan Kantor Perpustakaan Daerah
menyelengarakan perpustakaan keliling baik menggunakan fasilitas
kendaraan roda empat maupun kapal sungai yang sudah dimodifikasi. Guna
mendukung gerakan gemar membaca itu, Bupati Kukar juga memberikan
bantuan kacamata baca gratis kepada masyarakat tidak mampu melalui
kegiatan bakti sosial (Baksos) yang dilakukan setiap tahunnya.
Kepedulian Syaukani pada dunia pendidikan bukan hal baru dilakoninya.
Sebelum menjadi bertugas di Pemda dan menjadi Bupati Kukar, Syaukani
berprofesi sebagai dan menjabat Kepala SMEA Tenggarong, tahun 1974-1975.
Bahkan sampai sekarang Syaukani aktif sebagai dan Rektor dan guru besar
Universitas Kutai Kartanegara (Unikarta) Tenggarong.
Makanya tak heran jika begitu menjadi kepala daerah, salah satu hal yang
paling dia utamakan untuk diprioritaskan adalah pendidikan. Karena,
menurut Syaukani, semua kegiatan bermuara kepada kesejahteraan rakyat
dan meningkatkan etos kerja masyarakat. “Jika masyarakat pandai,
tentunya mereka akan sejahtera, jelas Syaukani.
Pembangunan sektor pendidikan menjadi perhatian serius Pemkab Kutai
Kartanegara (Kukar). Pembenahan sarana pendidikan khususnya gedung
sekolah, SD, SMP dan SMA/SMK ditargetkan tuntas 2010. Diharapkan tahun
2010 tidak ada lagi sekolah rusak atau tidak memenuhi standar di Kukar.
Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Bahrul SSos MM mengatakan, saat ini
terdapat sekitar 649 sekolah negeri SD-SLTA. Jumlah sekolah itu sudah
diinventarisasi. Sebagian besar gedungnya perlu direhab total (bangun
gedung baru), sebagian lagi cukup rehab biasa. Untuk itu, sekitar 70%
anggaran pendidikan 2007 dialokasikan untuk pembenahan sarana pendidikan.
Pemkab Kutai Kartanegara (Kukar) juga sudah mengalokasi dana pendidikan
20 persen dari APBD 2007.
Bahrul SSos MM menjelaskan, mekanisme penyelenggaraan pendidikan di
Kukar sudah dituangkan dalam grand strategi Gerbang Dayaku. Di antaranya,
Pemkab Kukar memberikan subsidi biaya bebas opersional sekolah, BP3,
semester, ujian dan insentif guru. Kemudian, rehabilitasi pembangunan
gedung sekolah. Penyediaan ruang perpustakaan, alat media pembelajaran
dan peningkatan kualitas guru melalui kualifikasi pendidikan dan latihan
(Diklat). Disdik juga akan mengembangkan program manajemen mutu,
pengendalian, evaluasi dan pengawasan pendidikan. ►mtik
*** Majalah Tokoh Indonesia (www.e-ti/majalah)
|