ENSIKLOPEDI TOKOH INDONESIA
Search
A B C D E F G H I J K L M N O P Q R S T U V W X Y Z
ADAT

:: Beranda :: Berita :: Profesi :: Politisi :: Pejabat :: Pengusaha :: Pemuka :: Selebriti :: Aneka ::

PEMUKA ADAT & GOLONGAN
INDEX PEMUKA

garis

:::::: Pemuka garis

:::::: Sesepuh garis
:::::: Pemuka Agama garis
::::::::::::: Islam
garis
::::::::::::: Kristen garis

::::::::::::: Katolik garis
::::::::::::: Hindu
garis
::::::::::::: Budha garis
::::::::::::: Agama Lain
garis
:::::: Pahlawan
garis
:::::: Adat-Golongan
garis
:::::: Legenda
garis
:::::: Redaksi
garis

 

 

 

 

 
garis
garis

 

Muaffarsyah

Paku Buwono XII (1925-2004)
Sri Sultan HB IX


 

Paku Buwono XII (1925-2004)

Sinuhun Hamardika

Sri Susuhunan Paku Buwono (PB) XII, meninggal dunia Jumat 11 Juni 2004 pukul 08.15 WIB di Rumah Sakit Dr Oen, Surakarta. Raja Keraton Kasunanan Surakarta yang sebelumnya bernama Raden Mas Gusti Suryo Guritno dinobatkan menjadi raja tanggal 12 Juli 1945, pada usia 20 tahun. Ia raja terlama dalam Dinasti Mataram.


Sri Sultan HB IX

Sang Bangsawan yang Demokratis

Pemerintahan Kesultanan Yogyakarta mengalami banyak perubahan di bawah pimpinannya. Pendidikan Barat yang dijalaninya sejak usia 4 tahun membuat Sri Sultan Hamengku Buwono IX (HB IX) menemukan banyak alternatif budaya untuk menyelenggarakan Keraton Yogyakarta. Dengan wawasan barunya ia menunjukkan bahwa raja bukan lagi gung binathara, melainkan demokratis. Raja berprinsip kedaulatan rakyat tetapi tetap berbudi bawa leksana. Ia memiliki paham kebangsaan yang tinggi.

Copyright © 2002 Ensiklopedi Tokoh Indonesia. All right reserved. Design and Maintenance by Esero